Wali Kota Ambon Canangkan Car Free Night Jadi Agenda Rutin Penggerak Ekonomi Kreatif
- Administrator
- Selasa, 28 Juli 2026 23:01
- 5 Lihat
- SOSIAL - BUDAYA
Ambon,CM– Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Ambon untuk menjadikan Ambon Car Free Night sebagai agenda rutin dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif, pariwisata, dan pemberdayaan pelaku UMKM di ibu kota Provinsi Maluku.
Hal itu disampaikan Wali Kota saat membuka Ambon Car Free Night 2026 yang dirangkaikan dengan Welcome Ceremony Sail Indonesia 2026, di kawasan Jalan Pattimura, Ambon, Selasa (28/7/2026) malam.
Dalam sambutannya, Bodewin menyampaikan apresiasi kepada seluruh tamu undangan, unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, BUMN, BUMD, pelaku usaha, organisasi kepariwisataan, serta masyarakat yang hadir memeriahkan kegiatan tersebut.
Ia menjelaskan, Ambon Car Free Night merupakan inisiatif Pemerintah Kota Ambon untuk menyediakan ruang yang lebih luas bagi pelaku industri kreatif, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), agar mampu memasarkan produk sekaligus memperkuat daya saing usahanya.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan ruang bagi pelaku UMKM berbasis ekonomi kreatif untuk berkembang. Ini bukan sekadar hiburan, tetapi menjadi wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat," kata Wattimena
Menurutnya, penyelenggaraan kegiatan tersebut melibatkan berbagai komunitas kreatif dalam satu ekosistem dengan musik sebagai penggerak utama, sekaligus memperkuat identitas Ambon sebagai Kota Musik Dunia.
Bodewin berharap Ambon Car Free Night tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi dapat dilaksanakan secara berkelanjutan.
"Saya berharap kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara rutin, minimal dua minggu sekali atau paling tidak sebulan sekali, sehingga mampu menghidupkan aktivitas ekonomi dan pariwisata Kota Ambon," ujarnya.
Pada kesempatan itu, Pemerintah Kota Ambon juga menyambut kedatangan peserta Sail Indonesia 2026 yang diikuti 55 peserta dengan 17 kapal (boat) dari berbagai negara, antara lain Amerika Serikat, Australia, Singapura, Inggris, Prancis, Swedia, dan Selandia Baru.
Wali Kota menjelaskan, Sail Indonesia merupakan program nasional yang dikoordinasikan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia untuk mempromosikan destinasi wisata daerah, menggerakkan ekonomi lokal, serta mempercepat pembangunan kawasan maritim Indonesia.
Karena itu, Ia mengajak seluruh masyarakat memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkenalkan potensi wisata Ambon kepada dunia.
"Momentum ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mempromosikan pariwisata Kota Ambon. Tidak hanya melalui penyelenggaraan acara, tetapi juga lewat keramahan masyarakat serta jaminan rasa aman bagi seluruh peserta selama berada di Ambon," tegasnya.
Ia juga meminta para penyelenggara dan pelaku industri pariwisata mengoptimalkan waktu kunjungan para peserta Sail Indonesia yang relatif singkat agar mereka memperoleh pengalaman terbaik selama berada di Kota Ambon.
Ia berharap Ambon Car Free Night dan Sail Indonesia 2026 mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kunjungan wisatawan, perputaran ekonomi masyarakat, serta memperkuat citra Ambon sebagai destinasi wisata dan pusat ekonomi kreatif di kawasan timur Indonesia. ( CM/ML)